Sabtu, 20 Februari 2016

Wisuda Angkatan Pertama

Hari ini adalah hari yang bersejarah buat sebagian mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia yang telah berhasil menyelesaikan studinya, khususnya D3 dan S1, karena sekolah pascasarjana sudah pernah mengalami seperti ini. Bertepatan dengan peringatan hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2013, mereka yang telah berhasil menyelesaikan studi akan diwisuda di gedung Gymnasium UPI Bandung. Begitupun dengan prodi kami, Teknik Elektro S1, hari ini merupakan hari yang bersejarah, karena Teknik Elektro S1 UPI akan melahirkan Sarjana Teknik dalam bidang elektro untuk yang pertama, artinya mahasiswa angkatan pertama prodi ini akan diwisuda. Di dalam gedung, prosesi wisuda berjalan dengan tertib dan khidmat.

Terik sinar matahari di luar gedung itu, tak membuat mahasiswa lain yang akan menyambut para wisudawan merasa lelah. Ada beragam cara dalam merayakan acara wisuda tersebut, dari mulai teriak yel-yel, bernyanyi, sampai teater. Kami tak mau kalah dengan mereka. Teriak yel-yel “Power . . . Power” keluar dari mulut kami dengan penuh semangat setelah di komandoi oleh orang yang berada di depan barisan. Di iringi lagu dangdut, goyang Caesar ala Aditya Nugraha (TE 11) juga turut memeriahkan acara tersebut. Sambil menunggu prosesi wisuda selesai dan menunggu kedatangan para wisudawan, di antara kami ada yang berteduh di pinggir, ada yang jajan es, dan ada juga yang tetap duduk di bawah terik matahari.

Setelah beberapa jam menunggu, akhirnya prosesi wisuda selesai dan sebagian dari kami yaitu angkatan atas menyambut para wisudawan di depan pintu keluar gymnasium, kemudian membawanya ke kerumunan kami. Satu persatu mereka menyalami kami. Suasana haru menyelimuti. Aku pun ikut menyalami mereka, yaaa mudah-mudahan wisudanya menular di tahun 2015 :D. Setidaknya mendapatkan berkah dari mereka. J Di iringi musik dangdut, kami larut dalam kegembiraan dengan goyang cesar ala Aditya Nugraha.

Setelah musik berhenti untuk istirahat sejenak, tepat di belakangku ada seorang perempuan yang terlihat masih muda yang memanggil “a’ candra” kepada wisudawan di tengah-tengah kami. Dan memang ada yang namanya candra. Dia pun melihat ada yang memanggil namanya. Panggilan perempuan tadi membuatku menengok ke belakang, dan benar di samping wanita yang memanggil itu, ada sepasang suami istri yang usianya sudah tidak muda lagi berdiri dengan bangga. Mungkin mereka adalah orang tuanya. Dengan langkah perlahan, dia menghampiri kedua sosok suami istri itu, kemudian mencium tangan dan memeluk mereka. Aku melihat di kelopak mata laki-laki itu yang menurutku adalah ayahnya berlinang air mata, namun air mata itu tak sampai jatuh di pipi. Ada rasa bangga yang terpancar, bisa melihat anaknya seperti ini. Aku palingkan pandanganku ke arah lain, karena suasana ini membuat bulu kudukku merinding dan mataku berkaca-kaca sambil bertanya-tanya dalam hati, “Kapan terakhir aku mencium tangan kedua orang tuaku dan melihat mereka bangga kepadaku?”

“Kapan aku bisa seperti ini?”

“Kapan aku bisa wisuda dan melihat mereka menangis bahagia melihat anaknya mampu menyelesaikan studynya?”

Dua tahun lagi? Tiga tahun lagi? Atau empat tahun lagi? Ah semuanya tergantung bagaimana aku mengusahakannya dan seberapa dekat dan besar do’aku kepada-Nya. Karena pada dasarnya kesuksesan kita adalah hidayah dan karunia-Nya, bukan karena kita bisa melakukannya. DUIT (Do’a Usaha Ikhtiar Tawakal).

Keceriaan dan kegembiraan berlanjut ketika warga FPTK mengarak para wisuda nya menuju fakultas tercinta. Sepanjang perjalanan, teriakan yel-yel turut mengiringinya. “Teknik Teknik Teknik” “FPTK Satu FPTK Jaya”. Lagu kebanggaan FPTK juga terus dinyanyikan sepanjang jalan. Sebelum para wisuda masuk ke lobi FPTK, goyang cesar dulu yang terakhir yang diikuti oleh semuanya, para wisudawan Teknik Elektro pun tak mau kalah serunya, ada sebagian dari mereka yang bergoyang di atas pundak orang. Akhirnya, acara hari ini ditutup dengan foto bersama 6 angkatan dari 2008 sampai 2013 J.

Kami atas nama semua angkatan mengucapkan selama wisuda dan selamat menempuh hidup baru :o kepada para wisudawan FPTK, khususnya para wisudawan kaka pertama (angkatan pertama) Teknik Elektro S1 UPI Bandung
  1. Aditya Kurnianto H., ST.
  2. Candra Reza, ST.
  3. Dian Anggun Trisnadi, ST.
  4. Gugun Supriatna Dwi Jatnika, ST.
  5. Mochamad Riza Novian, ST.
  6. Rd Naserra Herdangga Pardan, ST.
  7. Taufik Ismail, ST.
  8. Undang Harmaen, ST.

Semoga sukses dan menjadi sarjana yang bermanfaat untuk masyarakat. Dan kami bisa mengikuti jejak langkah mereka. Aamiin.

Semoga kekompakkan ini bisa tetap terjaga. Aamiin
Terima kasih

Oleh : Umar Wijaksono

2 komentar:

  1. Balasan
    1. saya sangat berterima kasih banyak MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan pesugihan dana ghaib nya kini kehidupan kami sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,ternyata apa yang tertulis didalam blok MBAH RAWA GUMPALA itu semuanya benar benar terbukti dan saya adalah salah satunya orang yang sudah membuktikannya sendiri,usaha yang dulunya bangkrut kini alhamdulillah sekaran sudah mulai bangkit lagi itu semua berkat bantuan beliau,saya tidak pernah menyangka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan kami sekeluarga tidak akan pernah melupakan kebaikan MBAH,,bagi anda yang ingin dibantu sama MBAH RAWA GUMPALA silahkan hubungi MBAH di 085 316 106 111 insya allah beliau akan membantu anda dengan senang hati,pesugihan ini tanpa resiko apapun dan untuk lebih jelasnya buka saja blok mbah PESUGIHAN DANA GHAIB TANPA TUMBAL

      Hapus